CINTA ILAAHI
(Buaran, 17 Februari 1998)
Cinta adalah mutiara yang bersemi
Dalam jiwa, tiada nampak lagi
Ketika jiwa, tiada terpendam benci
Serta dengki
Cinta suci dan murni
Adalah cinta Ilaahi
Punya makna serta arti yang hakiki
Tiada cinta yang suci
Tanpa dilandasi nuansa Rabbani
Ilaaahi.....
Hamba saat ini...
Terpaut cinta syahwati..
Yang terdampar dalam hati..
Kecuali Engkau anugerahi istri
Yang sholehah sejati
Istri yang dapat menghibur hati
Dalam relung relung imani
Rabbi.....
Kemana aku harus mencari
Kata akhir semua ini
Aku akhiri puisi ini....
ISTRI
(sukabumi, 10 Oktober 1999)
Semua janji tersiratkan
Semua kata terungkapkan
Semua cara terlaksana
Semua angan tergapaikan
........................
Ku coba tuk merenung
AKHIRNYA DATANG JUGA
(Buaran, 20 Oktober 1999)
Istriku yang ku nanti.
Akhirnya datang juga.
Dengan berbagai macam cita dan asa
Tuk menempuh bahtera
Istriku yang ku harap, akhirnya hadir juga
Dengan berbagai macam suka.
Tuk lalui dunia fana
Istri yang ku angankan.
Akhirnya bersua juga
Dengan berbagai macam rasa .
Tuk lewati duka lara
HERNA
HENDRIANI
( Buaran, 1 Npember 1999)
Mutiara kasih suci
Diantara gemerlap dunia
Intan permata cahaya
Mewarnai gelapnya dunia
Tiada benci, tiada dengki
Tiada caci, tiada maki
Engkau mutiara suci
Engkau intan permata
Serasa sepi tanpa mu
Serasa sunyitanpa kehadiran dirimu
Semua karunia Ilaahi
Wanita solehah idaman Hati
Herna hendriani
MUHAMMAD HAMZAH ASY SYAFI`I
(Buaran, 11 Juli 2000)
Penuh Harap...
Penuh cemas..
Penuh suka
Penuh cita
Ketika.....
Anakku terlahir
Ada suka
Ada tawa
Ada canda
Ada ceria
Waktu...anakku terlahir
Dengan selamat
Dengan cepat
Dengan sehat
Dengan kuat
Saat....anakku terlahir
Semua tafakur...
Semua bersyukur
Semua berzdikir
Semua berfikir
Tatkala anakku lahir
Semua sepakat...
Dinamai...
MUHAMMAD HAMZAH ASY SYAFI`I
WARDAH ADILAH SYAFIQ
(Pondok
Benda, 3 MAret 2003)
Ku menanti....
Ku menunggu......
Jutaan anganku melayang
Ribuan asa ku melangit
Ratusan cita ku,kan tergapai
Puluhan khayalku kan ku buktikan
Satu harapan ku......
Bagai batu manikam.
Dihamparan bunga penuh warna
Ku panjatkan doa
Tuk buah hati ,belahan jiwa
Hingga KAU izin kan aku tuk menjaga
Hingga KAU ridhoi ku membawa
Amanah Mu ya Rahman....
Titipan Mu ya Rahim
Ruh Mu ya Salam
Anak ku terlahir
SULTHAN RAMADHAN SYAFIQ
(Pondok Benda, 6 September 2008)
Dibulan yang penuh berkah
Ramdhan bulan ibadah
Di Bulan Mulia...
Engkau hadir...
Serasa karunia tiada akhir
KAU amanahi dambaan hati
KAU lengkapi nuansa Imani
KAU penuhi kebahagiaan surgawi
Syukur hamba padaMU Ilaahi
Telah lahir anakku kembali
SULTHAN RAMADHAN SYAFIQ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar