Kamis, 11 Juli 2019

BANYAK JALAN MENUJU MAKKAH


BANYAK JALAN MENUJU MAKKAH

Saya adalah seorang guru SD, yang boleh dikatakan penghasilan sih pas pasan (pas butuh pas ada hehehe), walau hanya seorang guru SD tapi punya mimpi besar, ingin sukses dunia akhirat. Bahkan saya bikin tulisan yang kemudian menjadi materi Training Motivasi yaitu “Menjadi guru kaya”.

Salah satu mimpi saya adalah, ingin berumrah, -walau utamanya adalah ingin berhaji- tapi bagaimana mungkin, saya hanyalah seorang guru SD, yang jika hitungan materi mungkin, tidak akan cukup untuk biaya umrah. Saya teringat akan sebuah hadits tentang sholat Syuruq/Isyarq. :
Dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda :

مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ ». قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ »
“Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.”

Berbekal hadits ini, saya berusaha mendawam kan (merutinkan) sholat Syuruq, setiap harinya, dengan harapan dan doa, agar Alloh memberikan kesempatan untuk bisa berkunjung ke Masjid al Haram,

اللهم ارزقنا زيارة بيتك الحرام
“Ya Alloh berikankan kami rizqi untuk dapat berziarah ke RumahMu AL Haram”

Walaupun sebenarnya doa sholat syuruq bukan itu, mungkin ada doa lainnya- dan belu saya hafal doanya-, tapi setiap kali sholat syuruq doa di atas yang selalu saya baca. Dengan harapan entah dari mana datangnya kesempatan untuk bisa berangkat umrah.

Bersejalan selama hampir dua tahun, setiap pagi saya sholat syuruq, suatu ketika –saat itu saya sedang mengikuti sebuah pelatihan-, tiba tiba terdengar suara telp. “ustazd, punya uang berapa “–dalam hati- ini orang maksudnya apa, tiba tiba nanya punya uang berapa, jangan jangan mau pinjam uang –ups...sudah buruk sangka astaghfirullah. Saya jawab, saya ngga punya uang, mungkin klo dicari cari uang tiga juta mah ada” begitu jawab saya sekenanya. “Begini ustazd, kita mau umrah, ustazd ada uang berapa, nti kita tambahin,”  degh....hati saya tiba tiba berdegup, hah umrah, ??!, boleh ,tapi saya hanya punya tiga juta, itu pun mungkin bileh pinjam, jawab saya agak gugup. Ngga apa apa berapapun bisa, kata yang nelpon.

Singkat cerita, berangkatlah saya berserta rombongan, pada tahun 2013,-lupa tanggalnya- seinget saya, bersamaan dengan peringatan Isra` Mi`raj,

Ketika di Jabal Rahma, Dok 2013


Subhanallah, ketika pertama kali lihat ka`bah, awalnya tidak terasa apa apa, hanya takjub aja, dalam hati ini tho...ka`bah yang selama ini kita hanya bisa lihat visualnya melaui gambar atau foto. Sekrang bisa lihat langsung, awalnya terlihat biasa saja, mungkin bisa jadi karena abis perjalanan jauh dari Madinah ke Makkah dalam kondisi berihram dan sampai di makkah di malam hari, cape,lapar dan mengantuk. Sehingga belum bisa konsentrasi penuh.
Umrah pertama saya masih ikutan terlebih dahulu, karena belum pengalaman, tapi ketika umrah kedua, saya di minta untuk memimpin jamaah untuk umrah, subhanallah, baru pertama kali, perjalanan umrah, umrah keduanya langsung pimpin bawa jamaah sebagi muthowwif. Ternyata umrah kedua, lebih  berkesan terlebih langsung pimpin jamaah, dan inilah cikal bakal selanjutnya saya menjadi pembimbing umrah.oh iya umrah pertama saya dengan travel Al Isya Nurul Baqi, ibu Fiane, dan Tour leadernya Ustazdah Sari Yuswita, makasih kepada keduanya, yang telah memberikan kesempatan saya umrah.
Umrah berikutnya, pada tahun 2017 Hannien Tour, sebelumnya saya sudah menjadi karyawan Hannien Tour, dengan menjadi Branch Manager cabang di Mall Living word Alam Sutera Tangerang Selatan , kemudian menjadi Hanien Corporate Academy yang mengkoordinir para Asatizd yang jadi pembimbing umrah.

Subhanallah doa hamba di ijabah, saya sempet stay sebulan di Makkah Madinah, dan bolak balik ke Saudi. Dan terbaru  saya umrah bersama Tarvel Ayo Haji sebagai Tour Leader  pada Maret 2019 dan saat itu sebelum Pemilu, (padahal saya saat sedang menjadi caleg di salah satu partai, hehehehe),
Makanya yang membuat kita ingin kembali lagi Umrah, karena salah satunya, mudahnya diijabah doa doa kita, kenapa pada saat itu saya tidak berdoa agar dijadikan anggota dewan, padahal kan pada saat umrah, kita sedang akan Pemilu. Saya memang tidak terlalu ingin, makanya doanya jika yang terbaik jadi dewan, yaa mudahkan lah, jika tidak, maka tidak di jadikan. Justru saya doa pada Alloh agar di kasih kesempatan untuk berdakwah keluar Negeri, dan subhanallah, Alloh ijabah beberapa hari, setelah pulang Umrah, saya pergi lagi ke Korea Selatan untuk Dakwah disana selama Bulan Ramdhan, Allahu akbar. Padahal  “oleh oleh “ Umrah belum habis.
Naah oleh karena itu, kepada semuanya yuuk kita umrah, selagi mampu, jika ada yang mengatakan “banyak jalan menuju Roma, sekarang di ganti banyak jalan menuju Makkah. 

Rabu, 01 Mei 2019

KESEMPURNAAN

KESEMPURNAAN


Lirik lagu dari Andra And Backbone :
“Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
Kau membuat diriku akan slalu memuja”
Lagu ini ditujukan kepada seorang wanita yang cantik rupawan, membuat banyalk pria tertarik pada nya. sehingga terasa kesempurnaan ada pada wanita ini
Terkadang manusia, selalu menilai kesempurnaan itu dilihat dari fisiknya saja, tidak melihat dari ruhani/mentalnya. Konon katanya jgn menilai seseorang dr fisiknya krn ketika ia tua maka semua fisiknya akan berkurang fungsi ..dan tdk spt pada saat pertama bertemu, Jadi kekaguman itu akan pudar ditelan oleh waktu
Padahal Alloh SWT, sudah mengatakan bahwa Alloh SWT ciptakan manusia dalam kesempurnaan:
لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍۖ
Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya, (QS. At Tiin: 4)
اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ adalah, penciptaan yang sempurna baik bentuk maupun sifatnya.
Jadi pada dasarnya Alloh menciptakan manusia dalam keadaan sempurna, semua diciptakan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang manusia butuhkan. Kenapa Alloh ciptakan dua mata, dua telinga, satu hidung dan satu mulut, dan Alloh sempurnakan dengan dua tangan dan dua kaki, dan lain sebagainya. Sehingga terlihat indah dan sempurna dan semua pasti ada hikmah maksud dan tujuannya, baik yang kita ketahui maupun yang tidak ketahui.Oleh karena itu, kita wajib mensyukuri atas apa yang Alloh berikan dalam kesempurnaannya. Sehingga dengan kesyukuran itu, kesempurnaan akan lebih indah dan bermanfaat serta bertambah kesempurnaannya.
Maka sungguh aneh jika manusia selalu mencari yang sempurna, padahal semua sudah sempurna. Atau banyak yang mengatakan bahwa jangan lah mencari yang sempurna, karena tidak ada manusia yang sempurna, kesempurnaan adalah milik Alloh SWT semata. Sekilah pandangan ini benar, tapi menurut penulis, bahwa pernyataan ini, malah justru merendahkan ciptaan Alloh SWT, bahwa ciptaanNYA tidak sempurna. Ciptaaan Alloh SWT sangatlah  sempurna, karena saking sempurnanya banyak manusia tidak menyadari kesempurnaannya.
Yang membuat sempurna atau tidak sempurna itu adalah cara pandang manusia dalam melihat ciptaanNYA. Karena melihatnya dengan “kaca mata” ketidaksempurnaan, sehingga terlihatlah olehnya manusia jadi tidak sempurna.
Dan Alloh SWT itu adalah Sempurna diatas kesempurnaan, “al-kamaalu fauqal kamaal”, atau kita sering menyebut “Nuurun Fauqon Nuur”, cahaya diatas cahaya.
Kita bisa melihat hal ini dalam Asma ul husna :
وَلِلَّهِ الأسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Hanya milik Allah-lah asma-ul husna (nama-nama yang maha indah), maka berdoalah kepada-Nya dengan nama-nama itu, dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran) dalam (menyebut dan memahami) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka lakukan” (QS al-A’raaf:180).
Kemahasempurnaan yang paling tinggi ini ada pada masing-masing dari nama-nama dan sifat-sifat Allah Subhanahu wa Ta’ala secara tersendiri/ terpisah, sehingga jika dua dari nama-nama dan sifat-sifat-Nya digabungkan/ digandengkan, sebagaimana yang banyak terdapat dalam ayat-ayat al-Qur’an, tentu ini menunjukkan kemahasempurnaan lain dari penggandengan dua nama dan dua sifat tersebut. Inilah yang dinamakan oleh sebagian dari para ulama dengan “al-kamaalu fauqal kamaal” (kesempurnaan di atas kesempurnaan)[5].
Jadi Alloh itu Maha Sempurna, dan karena Maha Sempurna, maka pasti menciptakan secara sempurna pula. Tidak ada kekurangan sedikitpun. Jika pun Alloh ciptakan dalam “kekurangan”, itu semata dalam rangka menyempurnakan yang lain. Dan ketika manusia mencari kesempurnaan, maka pada hakikatnya dia ragu akan kesempurnaan ciptaan Alloh SWT.karena saking sempurnanya, maka kesempurnaan itu tidak terlihat secara sempurna
Maka bersyukurlah kepada Alloh SWT, yang telah menciptakan kita dengen sempurna lahir bathin

قصة أصحاب الأخدود



قصة أصحاب الأخدود
حدثنا عفان حدثنا حماد بن سلمة عن ثابت عن عبد الرحمن بن أبي ليلى عن صهيب أن رسول الله صلى الله عليه وسلم - قال كان ملك فيمن كان قبلكم وكان له ساحر فلما كبر الساحر قال للملك إني قد كبرت سني وحضر أجلي فادفع إلي غلاما لأعلمه السحر فدفع إليه غلاما فكان يعلمه السحر وكان بين الساحر وبين الملك راهب فأتى الغلام على الراهب فسمع من كلامه فأعجبه نحوه وكلامه وكان إذا أتى الساحر ضربه وقال ما حبسك وإذا أتى أهله ضربوه وقالوا ما حبسك فشكا ذلك إلى الراهب ، فقال إذا أراد الساحر أن يضربك فقل حبسني أهلي وإذا أراد أهلك أن يضربوك فقل حبسني الساحر
قال فبينما هو ذات يوم إذ أتى على دابة فظيعة عظيمة قد حبست الناس فلا يستطيعون أن يجوزوا ، فقال اليوم أعلم أمر الراهب أحب إلى الله أم أمر الساحر قال فأخذ حجرا فقال اللهم إن كان أمر الراهب أحب إليك وأرضى من أمر الساحر فاقتل هذه الدابة حتى يجوز الناس ورماها فقتلها ومضى الناس فأخبر الراهب بذلك فقال أي بني أنت أفضل مني وإنك ستبتلى فإن ابتليت فلا تدل علي فكان الغلام يبرئ الأكمه والأبرص وسائر الأدواء ويشفيهم وكان جليس للملك فعمي فسمع به فأتاه بهدايا كثيرة فقال اشفني ولك ما هاهنا أجمع فقال ما أنا أشفي أحدا إنما يشفي الله عز وجل فإن آمنت به دعوت الله فشفاك فآمن فدعا الله فشفاه ثم أتى الملك فجلس منه نحو ما كان يجلس فقال له الملك يا فلان من رد عليك بصرك فقال ربي فقال أنا ؟ قال لا ربي وربك الله قال ولك رب غيري قال : نعم ربي وربك الله فلم يزل يعذبه حتى دل على الغلام فبعث إليه فقال أي بني بلغ من سحرك أن تبرئ الأكمه والأبرص وهذه الأدواء قال ما أشفي أنا أحدا إنما يشفي الله عز وجل قال أنا قال لا . قال أولك رب غيري قال ربي وربك الله فأخذه أيضا بالعذاب فلم يزل به حتى دل على الراهب فأتى بالراهب فقال ارجع عن دينك ، فأبى فوضع المنشار في مفرق رأسه حتى وقع شقاه وقال للأعمى ارجع عن دينك ، فأبى فوضع المنشار في مفرق رأسه حتى وقع شقاه إلى الأرض وقال للغلام ارجع عن دينك ، فأبى فبعث به مع نفر إلى جبل كذا وكذا وقال إذا بلغتم ذروته فإن رجع عن دينه وإلا فدهدهوه من فوقه فذهبوا به فلما علوا به الجبل قال اللهم اكفنيهم بما شئت فرجف بهم الجبل فدهدهوا أجمعون وجاء الغلام يتلمس حتى دخل على الملك فقال ما فعل أصحابك فقال كفانيهم الله فبعث به مع نفر في قرقور فقال إذا لججتم به البحر فإن رجع عن دينه وإلا فغرقوه في البحر فلججوا به البحر فقال الغلام اللهم اكفنيهم بما شئت فغرقوا أجمعون وجاء الغلام حتى دخل على الملك فقال ما فعل أصحابك فقال كفانيهم الله ثم قال للملك إنك لست بقاتلي حتى تفعل ما آمرك به فإن أنت فعلت ما آمرك به قتلتني وإلا فإنك لا تستطيع قتلي قال وما هو ؟ قال تجمع الناس في صعيد واحد ثم تصلبني على جذع وتأخذ سهما من كنانتي ثم قل : باسم الله رب الغلام فإنك إذا فعلت ذلك قتلتني . ففعل ووضع السهم في كبد قوسه ثم رماه وقال باسم الله رب الغلام فوقع السهم في صدغه فوضع الغلام يده على موضع السهم ومات فقال الناس آمنا برب الغلام . فقيل للملك أرأيت ما كنت تحذر فقد - والله نزل بك قد آمن الناس كلهم فأمر بأفواه السكك فخدت فيها الأخاديد وأضرمت فيها النيران ، وقال من رجع عن دينه فدعوه وإلا فأقحموه فيها قال فكانوا يتعادون فيها ويتدافعون فجاءت امرأة بابن لها ترضعه فكأنها تقاعست أن تقع في النار فقال الصبي اصبري يا أماه فإنك على الحق

إن شاء الله":

 عن أبي هُريرة رضي الله عنه عن النبيِّ صلى الله عليه وسلم قال: "قال سليمان بن داود -عليهما السلام-: لَأَطُوفنَّ الليلةَ على سَبْعينَ ام...